Banyak sekali kemudian-kemudian yang membuat semua rasa menjadi terpana..
Saya contoh kegelapan yang menemukan sebuah warna dari seseorang..
Dia di belakang di depan dan kiri kanan saya..
Lalu api yang tadinya membara entah kemana saja, terpadam dengan halusnya..
Lalu batu yang mencintai kerasnya, kini mulai lunak termakan ombak..
Saya berubah menjadi sesuatu yang setidaknya menjadi baik di mata saya..
Seseorang lagi tetap menunggu untuk diceritakan, padahal ia selalu terceritakan dengan indahnya..
Namun seseorang lagi itu mrnjelma jadi yang tidak diharapkan seperti dahulu..
Saya tidak takut menjadi berwarna karen ahitam adalah ekspektasi semua jiwa saya..