Arsip Kategori: Film

Gara-gara Bola

Gara-gara bola. Bukan sih lebih tepatnya gara-gara hutang!! Hhehheh..
Hari ini saya berencana menonton film indonesia di bioskop bareng2 Ucie. Janjian ketemu jam sebelas, dengan cuaca yang sangat sejuk ini saya nyaman bepergian.

Akhirnya kami memesan tiket di studio 3 (salah satu mall) pukul dua belas siang yang artinya setengah jam lagi akan dimulai.
Dengan perut yang lapar saya dan UCie ke supermarket and breadtalk, biar ada ganjelan dikit di perut. Saya memutuskan beli roti abon (nama produknya lupa ah!) and minuman botol plus ciki kentang, hmm lapar uy!

Sambil menunggu waktu, Ucie mulai curhat tentang sesuatu yang mengejutkan dan sebaiknya tidak diceritakan disini karena sangat berbahaya. Sangat membuat kaget hati saya ampe saya kayak gitu, kayak temen yang mau banti temennya tapi gak tau caranya gimana.

AKhirnya jam 12 tiba (di jam saya yang lebih lima belas menitan), kami memutuskan untuk masuk ke studio 3 tempat film GARA-GARA BOLA diputar.
Dengan senang hati dan sedikit takut, takut karena penontonnya cumaN DELAPAN ORANG, haha! Gak apa, awalnya kita fikir cuman nonton berdua.
Menunggu film, kami disuguhkan tayangan perilklanan bioskop yang lumayan memutar otak. Oh iya sebelumnya ada thrailler film POCONG VS KUNTILANAK, adddddddduhhhhhhhhhh!!!! Jadi pengen notnon bareng AMBUN!

Dan iklan sudah berakhir namun film belum dimulai. diperdengarkanlah sebuah lagu…
Nikha    : Lagunya d’massive ya?
Setelah beberapa nada terngiang, saya malu!
Nikha    : EH bukan, ini mah lagunya naif..
Ucie    : Naif? Naff kali…
Dan saya tertawa merasa mau diselimuti kegapgunya (gagap lagu).

Akhirnya satu lagu selesai film belum mulai..
DIperdengarkan lagu-lagu berikutnya, film belum mulai.

Dan datang si mbak0mbak penjaga tiket
Mbak Penjaga Tiket (MPT)    : Maaf ya penganatar filmnya kejebak macet jadi sedikit telat…
Nikha                : Kira-kira jam berapa mulainya mbak?
MPT    : Yah bentar lagi…
Nikha    : OKE…
Dan kami curhat-curhatan again!

Beberapa saat kemudian datanglah petugas2 bioskop. ada apa nih? Saya kan udah bayar masuknya kok mau ditagih lagi gitu?

Ternyata, si pengantar filmnya mengalami kecelakaan, dan sekarang film tersebut ada di kantor polisi. Wah, gimana dung nih, udah kebelet pengen nonton film BOLA.
Trus dengan anyak kemungkinan akhirnya saya dan Ucie memilih untuk menukarkan tiket jam dua belas jadi jam dua film Gara2 Bola juga!!

Si mbak-mbak dan mas-mas meminta maaf atas kejadian ini.
Kami jga sangt memaklumi, malah kasian banget sama pengantar filmnya.
Si pengantar film itu punya beban yang sangat besar, karen akeberlangsungan film ada di tangan dia.
Semoga capt sembuh!!

Akhirnya kami berdua sholat Dhuhur dulu lalu makan ke sebuah tempat makan, saya pesan Ayam betutu. Hmmm Pedas, apalagi dicapmpur Cola Zero!!! PEDAS and PANAS!

Jam dua tiba kami mulai memasuki studio yang sama, akhirnya filmnya diputer.
Awalnya ni film ngebahas tentang Herjunot Ali alias Heru yang pinter main bola and sahabatnya Winky Wiryawan sebagai Ahmad. Tapi inti deritanya adalah mereka berdia kalah taruhan bola and punay utang dua puluh jeti, hmmmm. Akhirnya mereka harus bayar thu utang dengan berbagai macam cara. Ya begitulah, filmnya sendiri sih unik lah!

Pesan moral : Kalau niat ngutang, jangan yang diluar kemampuan membayarnya!! Dan jangan berjudi!! Peace!

Chocolate

Chocolate

Film produksi Thailand yang keren!
Jeeja Yanin bagus banget mendalami perannya, bela dirinya dahsyat abis dah!

Sedikit gambaran tentang filmnya ya..
Seorang anak perempuan autis yang bernama A Sen (keturunan Thailand Jepang) yang sangat sayang sama Ibunya. Dikarenakan satu dan dua hal Ibunya terkena sebuah penyakit yang membutuhkan biaya pengobatan yang banyak. Mereka keluarga yang miskin.
A Sen sering banget tuh nonton film silat Thai, hmmm jadi aja dunianya membuat dia respon and jago berantem. Kekuatan silatnya ia pake untuk nagihin utang-utang orang sama Ibunya. Oia nanti tau sendiri deh kenapa filmnya dinamain chocolate!

Pokoknya pas dia ngelawan bandit2 and anggota2 penjahat, uuuuhhhhh keren dah!
Tontonlah teman, mumpung masih ada di bioskop (mungkin)!

Pesan MOral : saudara2 kita yang autis itu salah satu makhluk Tuhan yang dikarunia banyak berkah cuy!

LASKAR PELANGI

Laskar Pelangi

Sebuah film yang saya tonton 25 September 2008 jam 16.45 WIB di Braga 21.
Satu kata cuy, DAHSYAT!
Sumpah ni film keren banget, Film Indonesia yang Indonesia banget setelah Nagabonar feat. Nagabonar jadi Dua!

Kalau mau termotivasi untuk giat belajar dan mengabdi pada bangsa negara, nonton film ini!
Pesan moralnya bagus banget!
Pesan moral dari film LASKAR PELANGI (yang saya tangkep) :
1. Pendidikan itu terdepan, tapi yang paling utama adalah akhlak yang baik.
2. Guru harus benar-benar jadi pahlawan tanpa tanda jasa (udh jd simbol kudu dikerjakeun attuh Pak, Bu! V^^ )
3. Murid yang baik adalah murid yang rajin belajar dan saling menghargai. INget gak nyanyian…”hormati gurumu sayangi teman itulah tandanya kau murid budiman”, Naahhhh bener banget tuh lagu!
4. Uang bisa bantu kehidupan, tapi kehidupan gak butuh uang! (kalo yg no comment ya no comment jg tak apa, hehe)
5. Mimpi adalah kunci, bener banget tuh kata NIDJI (nikha jadi suka NIDJI nih!). Mimpi itu yang berhubungan sama sebuah kecintaan, jadi yakinlah kalau kita semua bisa gapai mimpi kita, apalagi cuman cinta! (kalau mau no comment lagi gak apa ko)
6. Pengabdian itu pengorbanan, sakit hati, ketulusan, dan rasa syukur.
7. Laskar pelangi tak pernah mati, eh itu mah lagu…V^^

Mira Lesmana and Riri Riza keren banget bikin filmnya, meski ada yang beda di novel. Karena novel dan film itu sama-sama seni tapi berbeda media, jadi wajarlah!

Teman-teman asal INDONESIA yang suka sama film asing, TOLONG jangan pandang sebelah mata film-film Indonesia karena FILM INDONESIA ITU KARYA ANAK BANGSA INDONESIA!! HARGAILAH!!!!!

Pesan Moral : FILM INDONESIA itu mencoba untuk berkembang baik, jadi kalau ekspektasinya pengen sehebat FILM2 asing itu namanya PLAGIAT! Kalau ada FILM INDONESIA yang BELUM bermutu (saya gak bilang TIDAK bermutu!) ya biarkanlah, toh tim produksi punya tujuan komersial masing2. Yang penting DIMANA BUMI BERPIJAK DISITU LANGIT DIJUNJUNG…
wuuuhhhhh gak maksud sewodh loh.. Pikiran boleh global coy, tapi hati tetap peyeum!!